Pemanfaatan potensi perairan alami Danau Toba kembali dimaksimalkan oleh BAPOMI Samosir melalui pemusatan latihan renang perairan terbuka nomor jarak jauh. Pembinaan ini dirancang khusus untuk memantapkan stamina, teknik kayuhan efisien, serta kemampuan navigasi arah atlet di tengah gelombang dan arus danau. Program open water swimming 5000 meter menjadi ujian berat bagi para perenang mahasiswa dalam menjaga konsistensi Kecepatan meluncur selama berjam-jam. Penguasaan cabang open water swimming menjadi fokus unggulan daerah mengingat Samosir memiliki fasilitas perairan terbuka terbaik di Indonesia.
Sesi latihan yang mengambil lintasan mengelilingi buas Danau Toba ini dikawal ketat oleh tim penyelamat dan kapal pemantau dari BAPOMI Samosir. Setiap atlet dibekali dengan pelampung penanda keselamatan serta sistem pemantau posisi berbasis titik koordinat. Pelatih memantau secara langsung irama kayuhan tangan, frekuensi pernapasan, serta efisiensi pemanfaatan arus air oleh para perenang dari atas perahu motor.
Tantangan utama dalam renang perairan terbuka adalah ketiadaan garis pemisah lintasan layaknya kolam renang indoor. Atlet dituntut untuk sering mendongakkan kepala ke atas permukaan air guna memastikan posisi arah menuju pelampung suar pembatas. Kesalahan navigasi dapat menyebabkan atlet berenang lebih jauh dari jarak tempuh resmi dan menguras cadangan energi secara sia-sia.
Selain ketahanan fisik, adaptasi terhadap suhu air dan cuaca yang berubah mendadak menjadi perhatian utama dalam program pelatihan ini. Atlet dilatih untuk mengatur pola hidrasi dan konsumsi asupan energi cair yang diberikan oleh tim pelatih di titik pengisian nutrisi apung. Manajemen energi yang tepat menjadi kunci utama agar perenang mampu melakukan sprint akhir menjelang garis finis.
BAPOMI Samosir secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap catatan waktu dan grafik stamina perenang dari minggu ke minggu. Peningkatan kapasitas paru-paru dan kekuatan otot bahu terlihat menunjukkan grafik positif seiring bertambahnya jarak tempuh latihan. Kehadiran pembinaan ini diharapkan dapat melahirkan atlet renang perairan terbuka nasional yang siap diterjunkan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa.
Komitmen BAPOMI Samosir dalam membina cabang olahraga air mempertegas posisi daerah sebagai pusat keunggulan renang terbuka di Sumatera Utara. Pengembangan bakat olahraga yang menyatu dengan alam ini diharapkan mampu mencetak prestasi tinggi sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah. Atlet mahasiswa Samosir kini siap bersaing secara sportif di arena pertandingan perairan terbuka.